Situs Informasi Tentang Universitas di Indonesia

9 Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja Yang Sedikit

9 Jurusan Kuliah dengan Prospek Kerja Yang Sedikit

9 Jurusan Kuliah – Ada beberapa jurusan kuliah dengan peluang kerja yang sedikit. Beberapa jurusan kuliah di anggap memiliki Return on Investment (ROI) atau tingkat pengembalian investasi yang lebih rendah. Sehingga lulusannya di tuntut lebih kreatif dalam membangun karier.

Dalam dunia kerja yang semakin kompetitif, bnyak lulusan merasa kesulitan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang studi mereka. Beberapa jurusan memiliki peluang kerja yang lebih terbatas, sehingga mengharuskan lulusannya untuk mengembangkan keterampilan tambahan agar tetap relevan di pasar tenaga kerja.

Di lansir dari Gulf News, ada beberapa jurusan yang sering di anggap kurang menguntungkan secara finansial. Berikut ini adalah beberapa gelar yang sering mendapatkan stigma tersebut beserta cara meingkatkan peluang kerja bagi lulusannya.

1. Studi Etnis & Gender

Jurusan ini memiliki peluang kerja terbatas di luar akademis karena lebih menekankan analisis kritis di bandingkan keterampilan teknis yang di butuhkan di banyak pekerjaan.

Untuk memperluas peluang kerja, jurusan ini dapat di kombinasikan dengan bidang lain seperti hukum, pendidikan, atau bisnis. Misalnya di dunia bisnis, lulusan dapat bekerja sebagai manajer keragaman & inklusi atau spesialis CSR untuk memastikan keberagaman dan keseteraan di tempat kerja.

2. Musik & Seni Pertunjukan

Karier di bidang musik dan seni pertunjukkan sangat kompetitif, dengan sebagian kecil meraih penghasilan tinggi, sementara mayoritas menghadapi pendapatan tidak stabil dan minim tunjangan. Selain menjadi musisi, lulusan musik dapat mengeksplorasi jalur lain di industri ini.

3. Sejarah Seni

Peluang kerja bagi lulusan jurusan sejarah seni sering kali terbatas di museum dan dunia akademisi. Namun, mereka bisa memperluas prospek dengan menggabungkan bidang ini dengan bisnis atau manajemen museum. Kemampuan kurasi, riset pasar seni, daan pemasaran seni juga bisa menjadi nilai tambah yang bermanfaat.

4. Desain Fashion

Industri ini di kenal sangat kompetitif, dan banyak desainer sukses bahkan tidak memiliki gelar formal. Oleh karena itu, lulusan desain fashion di perlukan membangun portofolio yang kuat, mengikuti magang di rumah mode terkenal, serta mempelajari aspek bisnis dan pemasaaran dalam industri fashion untuk meningkatkan peluang sukses.

5. Filsafat

Jurusan filsafat mengasah penalaran, etika, dan keterampilan komunikasi, tetapi jalur kariernya kurang jelas. Sehingga penghasailan awal cenderung lebih rendah. Menurut Geogetown Report, keuntungan finansial lulusan filsafat biasanya berkembang lebih lambat.

6. Studi Agama & Teologi

Jurusan agama dan teologi membahas budaya serta sejarah, tapi pilihan kariernya terbatas di luar akademisi dan lembaga keagamaan. Peluang kenaikan gaji di bidang ini juga tidak terlalu besar. Namun lulusan tetap punya banyak pilihan pekerjaan seperti, pendeta, ulama, misionaris.

7. Fotografi

Dalam dunia fotografi, banyak fotografer yang sukses belajar secara otodidak, mengasah, keterampilan mereka melalui pengalaman langusng, sumber daya online, dan bimbingan daripada pendidikan formal. Oleh karena itu, jurusan ini perlu mengembangkan kemampuan melalui kursus online, membangun jaringan profesional, serta mencari pengalaman praktis melalui proyek independen atau freelance.

8. Sosiologi

Lulusan sosiologi sering menghadapi keterbatasan peluang kerja tanpa keahlihan tambahan. Namun, mereka bisa masuk ke bidang analis data, perencanaan kota, sepsialis kebijakan publik atau media dan komunikasi.

9. Sastra Inggris & Penlisan Kreatif

Kemampuan menulis kreatif saja sering kali tidak cukup untuk mendapatkan pekerjaan stabil. Lulusan bisa memperluas prospek dengaan menjadi copywriter, jurnalis, spesialis SEO, atau editor konten digital.

Baca Juga: 8 Beasiswa Luar Negeri Mudah Diapply 2025

Exit mobile version